Rabu, 16 Oktober 2013

0 Siapa Teroris Sebenarnya?


Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Kalian Ya...!!!
Siapa Teroris Sebenarnya?
(Mengingat Kembali)

Terorisme... kata yang menjadi tanda tanya. Mengapa harus islam? Dikaitkan dengan hal berbau terorisme. Peristiwa pembombardiran dua gedung kembar tertinggi di dunia milik As kala itu, yakni gedung Pentagon dan WTC, menjadi perhatian dunia. Islam dijelek-jelekan lewat banyak media, terkait tentang peristiwa tersebut. Banyak media di AS mengklaim bahwa islam adalah dalang dibalik peristiwa berdarah tersebut. Al-Qaeda yang merupakan gerakan mujahidin berbasis islam, diduga kuat telah melakukan pembombardiran. Siapa yang harus disalahkan? Dengan adanya peristiwa berdarah tersebut. AS dan sekutu telah banyak mengorbankan orang-orang yang tak bersalah. Mereka yang tak pantas untuk menderita, pada akhirnya menderita oleh sebab keegoisan AS dan sekutu. Kepentingan mereka untuk meluluh-lantakkan negeri timur tengah, yang merupakan basis perkumpulan kekuatan islam, tidak akan ada habisnya. Sampai islam bertekuk-lutut kepada mereka (AS), sampai islam mengakui bahwa agama, ajaran, paham mereka benar, mereka tetap tidak akan menghentikan kepentingan mereka. Ini mungkin bukti konkret bahwa apa yang dijelaskan oleh Al-Quran adalah fakta kebenaran tak terbantahkan.

Sebelum hari kiamat tiba, Al-Quran menjelaskan begitu banyak rincian bagaimana ciri-ciri atau tanda akan datangnya hari pembalasan tersebut. Kolonialisasi modern ala AS dan sekutu diprediksi adalah tanda-tanda akan datangnya hari kiamat. Mereka dijadikan fakta bahwa berdasarkan keterangan tanda-tanda kiamat sughra dan kubra, mereka dimasukkan ke dalam daftar pemicu permusuhan, penghancuran, penistaan, kerusuhan dan segala bentuk penghancuran. Terorisme adalah satu bentuk penghancuran dunia, dengan bertitik pada konspirasi-konspirasi di balik layar. Mengapa demikian? Karena di dunia ini negeri adidaya yang hanya dapat mempermainkan, mengobok-ngobok dunia hanya AS satu-satunya. PBB saja yang merupakan badan keamanan dan kesejahteraan dunia, tidak mampu membendung kedigdayaan AS. Karena yang membuat mereka sendiri adalah AS, yang memanipulasi mereka adalah AS, yang dapat mengintimidasi mereka adalah AS, dan yang dapat menahkodai mereka adalah AS. Jadi PBB itu sebenarnya, adalah boneka buatan AS. Apa tujuannya? Agar AS mendapatkan nama atas justifikasi, keadilan, kesejahteraan, keamanan yang sebenarnya kesemua itu adalah hitam-putih alias abu-abu.
Mana bukti bahwa AS menciptakan kedamaian? Kita lihat sepak terjang AS bersama. Pemicu adanya perang teluk di Asia Barat adalah AS. Pertikaian yang dialami oleh abdi-abdi timur tengah adalah bentuk politik memecah belah wilayah islam paling sentral waktu itu. Politik memecah belah ini terselebungi dengan adanya pasukan multinasional milik AS yang memposisikan dirinya diantara abdi-abdi timur tengah demi melancarkan serangan secara tiba-tiba, serta dapat memenuhi keuntungan karena posisi yang menguntungkan. Sehingga tak heran selain mereka juga mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka juga seakan terlihat sebagai pahlawan perang lantaran telah menghentikan berkobarnya peperangan. Padahal kita tidak tahu-menahu apa yang ada di baliknya? Siapa yang berada di balik berkobarnya peperangan tersebut? Kemudian apa yang membuat peperangan tersebut dapat terhentikan, sehingga seakan AS menjadi Super Power dalam penghentian peperangan yang melanda dunia timur tengah?

Memang benar-benar AS ini, pintar sekali membuat skenario Super Power. Dari mulai gedung WTC, hingga perang teluk di timur tengah, ternyata semuanya diskenario langsung oleh AS. Dalam kajian manusia, identik teroris memang disasarkan kepada gerakan militan Al-Qaeda pada saat itu, karena bukti-bukti palsu yang menyudutkan Al-Qaeda, tetapi dalam kajian ketuhanan siapa yang bisa tahu. Tuhan maha mengetahui segala sesuatu, karena dialah maha penyekenario. Rasanya kita mesti meneliti, dan mengkaji ulang kembali. Tulisan ini memang sangat ringan, cetek, belum ada bukti, lampau, dan bisa dibilang basi. Tapi ada satu pesan yang mesti saya sampaikan, yaitu jangan sampai kita sebagai seorang muslim percaya begitu saja dengan kepalsuan, paham-paham gagal, pernyataan media, pernyataan dari orang yang belum tentu benar, dan apalagi iming-imingan dari AS dan sekutu (oknumnya saja) yang merupakan musuh kita bersama. Jadi terorisnya sebenarnya siapa? Ya, sudah barang tentu, siapa lagi kalau bukan sang pembuat skenario-skenario Super Power, AS.       

0 komentar:

Posting Komentar